Loading
Play
Extreme Radio Show
Play
Extreme Radio Show

SEKAT BIAS MUSIK EKSTRIM

Oleh : Boris

Dari ratusan partisipan yang telah dipercaya rekan-rekan dari berbagai daerah pada gelaran  Extreme Moshpit Award muncul sebuah pertanyaan fundamental yang berpengaruh besar pada proses kurasi yang terjadi. Dengan database yang beragam, mulai dari blues hingga technical death metal, penjurian tidak dapat memukul-rata setiap rilisan untuk diperbandingkan satu sama lain. Prakondisi semacam ini membuat kebutuhan untuk menegaskan garis merah musik extreme dengan tolak ukur yang lebih general semakin menguat. Dari luasnya spektrum musik yang dipercaya untuk diikut sertakan, bagaimana kemudian definisi dari musik extreme yang melandasi penjurian selama gelaran ini berlangsung?

Dengan perkembangan musik yang kian pesat, dewasa kini sekat-sekat yang membatasi genre musik kian membias. Atas nama orisinalitas, berbagai genre coba dilebur oleh berbagai artis, guna mempertegas pembeda antara musik yang ia hasilkan dengan yang lain. Sebagai contoh, Deafheavenberupaya meleburkan instrumentasi post-rock dengan karakter vokal dan beat drum yang identik dengan genre black metal. Peleburan-peleburan ini menciptakan genre-genre baru, seperti electronicore, maupun genre-genre yang menggandeng kata post yang kian membiaskan genre-genre musik yang telah ada.

 Di sisi lain, perubahan pola konsumsi musik turut mempengaruhi pembiasan genre ini. Berkat perkembangan teknologi, kehadiran layanan streaming, seperti Spotify,menyuguhkan kategorisasi daftar putar yang tidak terpaku pada genre-genre yang lebih spesifik. Dengan kekuatan algoritma yang dimiliki, layanan streaming mampu menghadirkan daftar putar yang terpersonalisasi sebagai moda konsumsi yang dominan hari ini. Hal ini diterapkan pada daftar putar yang dihadirkan secara persisten demi memberikan rekomendasi untuk audiens maupun pada playlist-playlist yang secara resmi mereka suguhkan. Playlist semacam ‘Cadas Bergema’ maupun ‘Indienesia’ mengelompokkan rilisan-rilisan dengan kesamaan elemen yang dimiliki, seperti sound yang distortif ataupun tempo yang berdekatan tanpa harus berbasiskan genre yang sama. Kehadiran playlist-playlist yang berbasis mood, seperti ‘Power Workout’, ‘Chill Tracks’, maupun ‘Happy Beats’ turut menjadi alasan terjadinya perluasan spektrum genre musik dalam sebuah playlist.  

Berdasarkan data yang dilansir dari Sweety High, 97% dari perempuan generasi Z mengkonsumsi setidaknya 5 genre musik secara teratur. Perubahan ini besar disebabkan oleh pengaruh kategorisasi musik pada paruh pertama abad 21 tak lagi bertumpu hanya pada genre semata.  Atas perkembangan tersebut, kategorisasi atas musik extreme pun tak lagi ditumpukan hanya pada genre yang diusung, tetapi kesamaan motif yang menghadirkannya.

Musik extreme tak melulu harus kencang, tetapi ia wajib keras. Landasan inilah yang kemudian membuat sebuah album Blues layak untuk berada dijajaran nominasi. Semangat perlawanan yang sama membuat ‘Demi Masa’ amat layak untuk diberikan penghargaan pada gelaran lalu. Sebagai roots dari musik modern, pengaruh blues dan hip-hop tidak dapat dilewatkan pada perkembangan musik kini.

Kekuatan lirik yang dibangun oleh Morgue Vanguarddan Doyz tak perlu diragukan lagi ketajamannya. Dalam Di Hadapan Babylon, bersama dengan Rand Slam mereka meneriakkan;

Macam luka tusuk Meyer di depan markas Kodam
Murka kutuk mereka yang berbaring di selokan
Di malam barikade dan peluru berdesingan
Di ujung musim kudeta para tiran bergantian
Di setiap perang yang tak akan pernah kita menangkan di hadapan
Babylon kalamaut berkelindan rima
Bagi mereka yang sehormatnya melawan
Sisa waras yang bertahan macam posko Padarincang

Semangat perlawanan terhadap despot dan penindasan yang mewarnai semangat musik extreme dengan jelas terartikulasi dalam album ini.  Ketika genre tak lagi fundamental, substansi daripada lirik memegang kendali atas seberapa artikulatif karya tersebut menghadirkan semangatyang coba digaungkan. Semangat inilah yang kemudian coba diberi ruang yang lebih leluasa, karena kekuatan semangat inilah yang membuat musik extreme memiliki arti lebih.

Morgue Vanguard X Doyz (.feat Randslam) – Di Hadapan Babylon